Bijakkah Kenaikan Tarif Listrik?

Rabu, 13 Maret 2013



Rabu (6/3) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau (UR) taja forum diskusi bersama Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Ruang Serbaguna Rektorat lantai IV. Mengusung tema Bijakkah Kenaikan Tarif Listrik?, acara dimulai pukul 08.40. Hadir Pembantu Rektor (PR) III, PR IV, Dirjen Kelistrikan dan ESDM, BEM seluruh Indonesia, mahasiswa, tokoh masyarakat, dan lain-lain.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci dan sambutan. Pada acara diskusi, Iskandar bertindak sebagai moderator. Pembicara empat orang. Dirjen Kelistrikan dan ESDM Afrizal berbicara tentang kebijakan tarif tenaga listrik dan subsidi listrik, PR IV Adhy Prayitno, Jaka mewakili PLN Wilayah Riau dan Kepri menjelaskan bagaimana menjaga kelangsungan pasokan listrik serta Dodi Benyamin dari PLN menjelaskan alasan kenaikan tarif listrik.

 “Stop subsidi listrik untuk orang kaya,” kata Adhy Prayitno di sela diskusi. “Pro subsidi untuk rakyat miskin, alih subsidi untuk pelayanan masyarakat atau kepentingan lain.”

Di penghujung acara, panitia memberikan door prize kepada anggota terbanyak yang hadir. Pemenangnya adalah Hima Sejarah FKIP. Door prize juga diberikan kepada peserta yang bisa menjawab pertanyaan dari pembicara.

“Kita tidak hanya melakukan aksi, namun juga kajian dan diskusi,” kata Zulfan Ketua Pelaksana.

SEP adakan Basic Training Organization

Selasa, 08 Januari 2013

HIMPUNAN Mahasiswa Jurusan (HMJ) Sosial Ekonomi Perikanan (SEP) adakan Basic Training Organization (BTO). BTO berlangsung dari 8 hingga 9 Desember 2012. Diikuti mahasiswa jurusan SEP. Kegiatan berlangsung di ruang Terubuk Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Riau (UR).

Hari pertama BTO, materi tentang Leadership (kepemimpinan), ada juga materi Organisasi dan Pergerakan Mahasiswa diisi oleh Andiro. Hari kedua, simulasi jadi agenda acara.

Tujuan BTO menurut Rio Jenero Aritonang, Ketua HMJ SEP, membentuk minat mahasiswa, nilai-nilai sosial dan pergerakan mahasiswa dari semua bidang. “Harapannya, mahasiswa dapat mengerti cara berorganisasi dan memimpin dalam berorganisasi,” ujar Rio.

Feri Sabarna Putra salah satu panitia, menambahkan tetaplah membentuk acara-acara sifatnya membangun dan menumbuhkan jiwa positif mahasiswa.

Option

Rabu, 29 Februari 2012


Pilihan-pilihan selalu menghantui akhir-akhir ini. Terkadang yang mau di kerjain itu sampai-sampai ngak tau lagi. Bukannya selalu mengabaikan hal-hal kecil, tapi hal kecil itu belum bisa di kendalikan dengan baik. Ditambah ujian-ujian sudah di depan mata, apalagi UK tinggal menunggu 1 hari lagi. Kadang waktu itu terasa cepat, dan yang di dapat ngak secepat waktunya. Atau mungkin selama ini kurang memahami atau yang lain itu aku yang kurang tau.
Apalagi kalau di tanyain Lanjut kemana ? Sebenarnya ini pertanyaan mudah, tapi sangant sulit untuk di ungkapkan, bilang mau kuliah waktu sekolah aja sudah ngeluh-ngeluh apalagi kalo bilangnya kerja, paling bingung. Ngak ada merasa siap deh kalau untuk kerja (mungkin karena belum di coba kali ya).
Tapi apapun itu, aku harus terima :)

I feel confused

Sabtu, 19 November 2011

Berawal dari curhatan seorang teman. Disatu sisi aku merasa senang karena dia sudah menemukan seseorang kekasih, tapi di satu sisi aku kasihan lihat seseorang (tri) disana. Dimana dari semua teman-teman aku, just dialah (tri) yang paling berbeda. Mulai dari suku, agama, dan 1 hal yg paling dalam (asmara).Tapi ntah knp, kalo masalah yang terakhir itu, si dia untuk saat ini kurang beruntung.

Tapi, di balik semua itu aku merasa senang kok dengan keadaan aku sekarang ini. Dimana aku masih memiliki orang-orang yang aku sayang.Dan mereka juga sayang dengan ku. Namaun kadang hal inilah yang membuat aku merasa kesepian. Dikala teman-teman cerita tentang pacarnya masing-masing, cerita tentang malming yang menyenangkan. Lah aku malming di rumah, di depan layar Laptop tercinta (pacar setiaku).

Buat teman-teman aku aku ngak marah atau sirik dengan kalian, aku senang kalo kalian cerita tentang pacar-pacar kalian, cuma kadang hati ini ngak bisa di bohongi (sepi) :D

Tapi untuk saat ini aku tidak memikirkan atau memperdulikan hal-hal itu, aku berusaha untuk mensyukuri anugrah Tuhan yang diberikannya kepadaku. Mungkin saat ini bukan waktu yang tepat, hari esok masih banyak.

Buat teman-teman aku yang baru, selamat ya, dan yang lama makin langgeng aja :) (ikhlas)

Hmm, kalo masalah, yang satu ini dengan aku menulis catatan ini mudah-mudahan semua rasa jenuh aku hilang dan aku tidak akan memikirkannya lagi.

Keep the spirit, you certainly can

:)

ujian selesai

Senin, 13 Juni 2011

Tak terasa ujian semester 4 selesai juga. Dimana terjadinya peperangan yang sangat sengit
Biarpun ujiannya ngak sebaik yang di harapkan, tapi masih baguslah. Dan untuk ujian kali ini rada-rada aneh juga dari ujian yang kemaren-kemaren. Kalo di tanya apanya yang aneh, hmm.... aku juga susah untuk jelasinnya.
Ngomongin soal ujian, ujian kami belangsung selama 1 minggu, biarpun sabtu kemaren ada masalah sedikit(mendadak).

Tapi, buat hari ini ujiannya sudah selesai semua tinggal menunngu yang remedial(kalo ada yang remed), kalo tidak ada ada ya nunngu hasil akhirnya lagi.
Hmm,.. menunggunya ne yang ngak sabar. tapi untuk saat ini uda lega berhubung ujiannya uda selesai. Tapi yang sangat di sayangkan, badan aku meriang bercampur Flu. Ngak enak kali, kurang menikmati rasanya, hehe
Eh, buat hasil ujian aku mudah-mudahan hasilnya yang terbaiklah untukku(maunya)

Selasa Pagi

Rabu, 01 Juni 2011

Selasa pagi kami belajar seperti biasa, jam pertama dan kedua ialah pelajaran Matematika, karena gurunya tidak datang jadi pelajaran Seni Budaya di geser gitu. Dan kami pun belajar seni budaya jam pertama. Pes bapak itu menjelaskan pelajarannya dan kami lagi dengarin bapak itu nerangin pelajan tsb. Ehh, tiba-tiba ada guru yang masuk dan bapak itu marah-marah masuk kelas kami. Awalnya saya tidak tau apa sebabnya. Selidik selidik, rupanya masalahnya adalah tentang kami yang pulang cepat(cabut) di hari senin kemaren.

Yang menjadi permasalahan itu kami cabutnya 1 kelas kecuali ada 3 orang yang tidak ikut. Terima ngak terima kami harus jalani hukuman yang di berikan sama bapak. Kami pulangnya pas jam bapak itu masuk di elas kami. Ehh, bapak itu masuk katanya kelas sudahh kosong. Cuma tinggal 3 orang. Dalam hal ini, aku akui kami memang salah, pulang belum waktunya. Kami juga ngak ada minta surat izin pulang atau menanyakan dulu sama guru bidang studynya. Dan setelah pelajaran seni budaya selesai kami pun menjalani hukuman tsb. Malu, capek, semua campur aduk

Kalo ingat kemaren itu, ngak mau ngulanginya lagi lah. Jangan sampai hal tsb terulang lagi. Ngak lagi lah.

Bareng 2 MM

Rabu, 04 Mei 2011

Biar nampak rame, jadi fotonya di gabungin ajj. Berhubung sebagian teman yang lain ngak ikut.


Gramedia with my friend

Rabu, 20 April 2011

Hari minggu adalah hari yang di tunggu-tunggu semua orang, apalagi saya dan teman-teman. Dimana hari minggu ini kami akan pergi ke Gramedia. Tujuan utamanya sih untuk beli buku, kalo tujuan sampingannya foto-foto (narsis dikit).

Kami berangkat barengnya ada 4 orang, 1 teman aku lagi nyusul. Maklum rumahnya agak jauhan gitulah, dan ngak satu arah. Tapi kebersamaannya tetap dapet dong:)
Ini foto-fotonya :



Helat Blogger 2010

Sabtu, 05 Juni 2010

Damai Bersamamu

Selasa, 01 Juni 2010


Aku termenung dibawah mentari
Dianatara megahnya ala ini
Menikmati indahnya Kasihmu
Kurasakan damainya hatiku

Sabdamu bagai air yang mengalir
Basahi panas terik di hatiku
Menerangi smua jalanku
Kurasakan indahnya hatiku

Jangan biarkan damai ini pergi
Jangan biarkan smua yang berlalu
Hanya padamu tuhan tempatku berteduh
Dari semua kepalsuan dunia

Bila ku jauh dari dirimu
Akan ku tempuh semua perjalanan
Agar selalu ada dekatmu
Hingga kurasakan lembutnya kasihmu

Jangan biarkan damai ini pergi
Jangan biarkan smua yang berlalu
Hanya padamu Tuhan tempatku berteduh
Dari semua kepalsuan dunia 2x

Dari semua kepalsuan…dunia

4 Hal tentang menyanyangi

Sebagai remaja, kita belum cukup makan asam garamkehidupan. Kita masih harus banyak belajar dan menimba banyak Pengalaman. Sehingga mungkin akan mengalami banyak kesalahan dan salah langkah dalam proses pembelajaranmu tentang kehidupan.

Termasuk soal “solidaritas” ini. Bagaimana cara membangun rasa “solidaritas” dan upaya kita nggak salah mengartikan atau menempatkan kata yang begitu pentingnya dalam mempererat tali Persaudaraan ini ?


1. Pandai-pandai memilah kasus

Saat ada teman atau peristiwa yang menuntut keikutsertaanmu bergabung atas nam “solidaritas”, analisa terlebih dahulu, berfikirlah obyektif, apakah kasus itu patut mendapatkan keikutsertaanmu, apakah kasus itu berkaitan dengan penegakan kebenaran dan keadilan? Jika ya dan kamu mampu menunjukkan rasa persaudaraan dan toleransi, bergabunglah. Tapi jika itu hanya ajakan “kenakalan” atau tindakan yang merugikan orang lain, tolaklah dengan baik-baik. Hati nurani kamu pasti akan menolak dengan tegas jika itu bukan solidaritas yang sesungguhnya, tinggal kamunya siap atau nggak menjadi korban olok-olok karena dianggap penakut, banci atau nggak solider karena tak mau bergabung dengan kenakalan tersebut.


2. Tunjukkan kepedulian pada yang membutuhkan

Segeralah bertindak saat kamu mengetahui ada bencana alam atau ada orang lain yang membutuhkan ulurang tangan. Kamu nggak harus melakukannya sendiri kok, bisa mengajak teman-teman untuk menggalang dana atau mengadakan bakti social untuk menunjukkan rasa empati pada orang yang menderita.


3. Saling menyanyangi sesama manusia

Jika kamu ingin dioerhatikan dan disayang orang lain, maka berlakulah demikian pada orang lain. Beri perhatian pada orang tua, keluarga, teman, guru, tetangga, dan sebagainya. Jika mereka membutuhkan bantuanmu, bantulah. Jangan kembangkan saling membenci dan dendam antara sesamamu. Jangan iri dengan kesuksesan orang lain, yakinlah setiap orang punya jalan hidup masing-masing dan akan mencapai kesuksesan asal ikhtiar dan berdoa.


4. Ikut membela yang lemah

Jangan ragu turun tangan untuk ikut membela yang lemah dan yang membutuhkan. Jika belum sanggup menanggung resikonya, lakukan semampumu. Tak mampu berdemo, kamu bisa urunan dana untuk komsumsi para demonstran, atau kamu bisa membuat tulisan, lukisan, karikatur untuk mendukung aksi itu. Banyak cara lainnya dan yang paling mudah dilakukan adalah : berdoa untuk mereka.

CD Tutorial - Adobe Photoshop: Desain Grafis, Special Effect, Manipulasi...

Rabu, 26 Mei 2010

Cinta Produk Indonesia

Kata inilah yang harus menjadi slogan bagin setiap masyrakat Indonesia.Mengingat sekarang adalah era globalisasi, tidak dipungkiri lagi bahwa produk – produk luar negeri mulai merajalela di Indonesia. Hal ini memberikan dampak yang sangat besar,baik positif, maupun dampak negative.Dampak positifnya adalah semakin banyaknya pilihan produk sehingga meningkatkan daya saing bagi produk lokal,sedangkan dampak negatifnya adalah jika tidak hati – hati maka akan mematikan produk lokal, meningkatnya mental konsumen impor dan yang paling parah adalah membanjirnya pengangguran dan berubahnya kita menjadi bangsa kuli. Untuk itu kita sebagai bangsa Indonesia herus lebih mencintai produk – produk buatan negeri kita sendiri, sehingga kita bisa memajukan perekonomian bangsa ini di tengah persaingan global yang semakin ramai.Selain itu perlu dilakukan peningkatan produksi produk dalam negeri, yang dapat bersaing dengan produk dari luar,sehingga masyarakat akan cenderung memakai produk kita sendiri.Untuk itu kita sebagai generasi penerus bangsa, harus lebih lagi mencintai produk kita sendiri, dan sudah merupakan tugas kira untuk membuat produk dalam negeri yang mampu bersaing.

SISTEM EKONOMI INDONESIA DALAM ERA GLOBAL

Memasuki era milenium ketiga, perekonomian Indonesia menghadapi tantangan besar. Tantangan tersebut adalah era perdagangan bebas dan globalisasi ekonomi. Perdagangan bebas yang akan dimulai tahun 2003 di tingkat regional ASEAN dan tahun 2020 di tingkat dunia ini merupakan hasil Putaran Uruguay yang akhirnya melahirkan WTO.