Option

Rabu, 29 Februari 2012


Pilihan-pilihan selalu menghantui akhir-akhir ini. Terkadang yang mau di kerjain itu sampai-sampai ngak tau lagi. Bukannya selalu mengabaikan hal-hal kecil, tapi hal kecil itu belum bisa di kendalikan dengan baik. Ditambah ujian-ujian sudah di depan mata, apalagi UK tinggal menunggu 1 hari lagi. Kadang waktu itu terasa cepat, dan yang di dapat ngak secepat waktunya. Atau mungkin selama ini kurang memahami atau yang lain itu aku yang kurang tau.
Apalagi kalau di tanyain Lanjut kemana ? Sebenarnya ini pertanyaan mudah, tapi sangant sulit untuk di ungkapkan, bilang mau kuliah waktu sekolah aja sudah ngeluh-ngeluh apalagi kalo bilangnya kerja, paling bingung. Ngak ada merasa siap deh kalau untuk kerja (mungkin karena belum di coba kali ya).
Tapi apapun itu, aku harus terima :)

I feel confused

Sabtu, 19 November 2011

Berawal dari curhatan seorang teman. Disatu sisi aku merasa senang karena dia sudah menemukan seseorang kekasih, tapi di satu sisi aku kasihan lihat seseorang (tri) disana. Dimana dari semua teman-teman aku, just dialah (tri) yang paling berbeda. Mulai dari suku, agama, dan 1 hal yg paling dalam (asmara).Tapi ntah knp, kalo masalah yang terakhir itu, si dia untuk saat ini kurang beruntung.

Tapi, di balik semua itu aku merasa senang kok dengan keadaan aku sekarang ini. Dimana aku masih memiliki orang-orang yang aku sayang.Dan mereka juga sayang dengan ku. Namaun kadang hal inilah yang membuat aku merasa kesepian. Dikala teman-teman cerita tentang pacarnya masing-masing, cerita tentang malming yang menyenangkan. Lah aku malming di rumah, di depan layar Laptop tercinta (pacar setiaku).

Buat teman-teman aku aku ngak marah atau sirik dengan kalian, aku senang kalo kalian cerita tentang pacar-pacar kalian, cuma kadang hati ini ngak bisa di bohongi (sepi) :D

Tapi untuk saat ini aku tidak memikirkan atau memperdulikan hal-hal itu, aku berusaha untuk mensyukuri anugrah Tuhan yang diberikannya kepadaku. Mungkin saat ini bukan waktu yang tepat, hari esok masih banyak.

Buat teman-teman aku yang baru, selamat ya, dan yang lama makin langgeng aja :) (ikhlas)

Hmm, kalo masalah, yang satu ini dengan aku menulis catatan ini mudah-mudahan semua rasa jenuh aku hilang dan aku tidak akan memikirkannya lagi.

Keep the spirit, you certainly can

:)

ujian selesai

Senin, 13 Juni 2011

Tak terasa ujian semester 4 selesai juga. Dimana terjadinya peperangan yang sangat sengit
Biarpun ujiannya ngak sebaik yang di harapkan, tapi masih baguslah. Dan untuk ujian kali ini rada-rada aneh juga dari ujian yang kemaren-kemaren. Kalo di tanya apanya yang aneh, hmm.... aku juga susah untuk jelasinnya.
Ngomongin soal ujian, ujian kami belangsung selama 1 minggu, biarpun sabtu kemaren ada masalah sedikit(mendadak).

Tapi, buat hari ini ujiannya sudah selesai semua tinggal menunngu yang remedial(kalo ada yang remed), kalo tidak ada ada ya nunngu hasil akhirnya lagi.
Hmm,.. menunggunya ne yang ngak sabar. tapi untuk saat ini uda lega berhubung ujiannya uda selesai. Tapi yang sangat di sayangkan, badan aku meriang bercampur Flu. Ngak enak kali, kurang menikmati rasanya, hehe
Eh, buat hasil ujian aku mudah-mudahan hasilnya yang terbaiklah untukku(maunya)

Selasa Pagi

Rabu, 01 Juni 2011

Selasa pagi kami belajar seperti biasa, jam pertama dan kedua ialah pelajaran Matematika, karena gurunya tidak datang jadi pelajaran Seni Budaya di geser gitu. Dan kami pun belajar seni budaya jam pertama. Pes bapak itu menjelaskan pelajarannya dan kami lagi dengarin bapak itu nerangin pelajan tsb. Ehh, tiba-tiba ada guru yang masuk dan bapak itu marah-marah masuk kelas kami. Awalnya saya tidak tau apa sebabnya. Selidik selidik, rupanya masalahnya adalah tentang kami yang pulang cepat(cabut) di hari senin kemaren.

Yang menjadi permasalahan itu kami cabutnya 1 kelas kecuali ada 3 orang yang tidak ikut. Terima ngak terima kami harus jalani hukuman yang di berikan sama bapak. Kami pulangnya pas jam bapak itu masuk di elas kami. Ehh, bapak itu masuk katanya kelas sudahh kosong. Cuma tinggal 3 orang. Dalam hal ini, aku akui kami memang salah, pulang belum waktunya. Kami juga ngak ada minta surat izin pulang atau menanyakan dulu sama guru bidang studynya. Dan setelah pelajaran seni budaya selesai kami pun menjalani hukuman tsb. Malu, capek, semua campur aduk

Kalo ingat kemaren itu, ngak mau ngulanginya lagi lah. Jangan sampai hal tsb terulang lagi. Ngak lagi lah.